Latest Post

Tutorial Simulasi Jaringan Dengan Cisco Packet Tracer (Bag 2)

| Selasa, 19 Februari 2013
Baca selengkapnya »

Beberapa waktu sebelumnya kita sudah membahas tentang Tutorial Pembelajaran Simulasi Jaringan menggunakan Cisco Packet Tracer yang didalamnya hanya membahas mengenai membangun satu jaringan topologi star dalam sebuah ruangan saja. Dan kali ini, sebagaimana janji saya sebelumnya, saya akan membahas tentang bagaimana caranya membuat satu jaringan di dalam banyak ruangan yg tentunya antara satu ruangan dengan ruangan yang lainnya berbeda net id, apakah bisa? Jelas bisa, dengan bantuan router tentunya!
Kalo pada tutorial artikel yang sebelumnya, kita tidak menggunakan router! Dan sekarang, kita membutuhkan Router yang mana berfungsi untuk menyatukan antara jaringan satu ke jaringan yg lainnya sehingga dapat saling berhubungan.
Baik, kita lanjutkan! Setelah berhasil membangun satu jaringan dengan topologi star didalam sebuah ruangan, maka kita akan membangun lagi jaringan di ruangan yang lainnya. Kita buka latihan pada tutorial cicso packet tracer yang sebelumnya!

Setelah itu, kita sediakan juga beberapa unit komputer, kabel model straight-strought, Crossover/serial (jika antar ruangan jaraknya kurang dari 80 M maka gunakan kabel crossover, tp jika lebih, menggunakan kabel serial), hub/switch, dan Router, kemudian pasangkan! Caranya seperti pada tutorial yang sebelumnya, yakni silahkan lihat menu yang ada dibawah program aplikasi packet tracer. Disana ada pilihan seperti berbagai macam router, switches, hub, connection, end devices, dll! Kemudian pilihlah peralatan yang kita rencanakan tadi dengan cara menggeser dari alat-alat yang kita inginkan ke papan aplikasi.

Setelah terpasang, isikan data2 tiap komputer dan router diseluruh ruangan dengan ketentuan sbb:
Ruangan Lab 1:
  1. PC 1
Caranya, letakkan cursor pada icon komputer yang telah kita sediakan pada papan aplikasi. Kemudian double click dari salah satu icon komputer tersebut, misal PC 1. Stelah itu akan muncul form isian dari icon komputer yang kita pilih tadi. Buka pada tab Desktop, dan pilih IP Configuration. Lakukan hal yang sama pada PC-PC yang lainnya. Isikan data-datanya seperti yang terlihat pada gambar-gambar berikut;

  1. PC 2

  1. Router 1
Caranya, letakkan cursor pada iconrouter yang telah kita sediakan pada papan aplikasi. Kemudian double click dari salah satunya, misal router 1. Setelah itu akan muncul form isian dari iconrouter yang kita pilih tadi. Buka pada tab config, dan pilih interface >> serial 1/0. Kemudian pilih juga routing>>static. Isikan data-datanya seperti yang terlihat pada gambar-gambar berikut;

Ruangan Lab 2:
  1. PC 3
Caranya, letakkan cursor pada icon komputer yang telah kita sediakan pada papan aplikasi. Kemudian double click dari salah satu icon komputer tersebut, misal PC 1. Stelah itu akan muncul form isian dari icon komputer yang kita pilih tadi. Buka pada tab Desktop, dan pilih IP Configuration. Lakukan hal yang sama pada PC-PC yang lainnya. Isikan data-datanya seperti yang terlihat pada gambar-gambar berikut;

  1. PC 4

  1. Router 2
Caranya, letakkan cursor pada iconrouter yang telah kita sediakan pada papan aplikasi. Kemudian double click dari salah satunya, misal router 1. Setelah itu akan muncul form isian dari iconrouter yang kita pilih tadi. Buka pada tab config, dan pilih interface >> serial 1/0. Kemudian pilih juga routing>>static. Isikan data-datanya seperti yang terlihat pada gambar-gambar berikut;
 Ruangan Lab 3:
  1. PC 5
Caranya, letakkan cursor pada icon komputer yang telah kita sediakan pada papan aplikasi. Kemudian double click dari salah satu icon komputer tersebut, misal PC 1. Stelah itu akan muncul form isian dari icon komputer yang kita pilih tadi. Buka pada tab Desktop, dan pilih IP Configuration. Lakukan hal yang sama pada PC-PC yang lainnya. Isikan data-datanya seperti yang terlihat pada gambar-gambar berikut;
 

  1. PC 6

  1. Router 3
Caranya, letakkan cursor pada iconrouter yang telah kita sediakan pada papan aplikasi. Kemudian double click dari salah satunya, misal router 1. Setelah itu akan muncul form isian dari iconrouter yang kita pilih tadi. Buka pada tab config, dan pilih interface >> serial 1/0. Kemudian pilih juga routing>>static. Isikan data-datanya seperti yang terlihat pada gambar-gambar berikut;


Dan hasilnya adalah seperti pada gambar berikut:

Setelah semuanya terisi pada data-data diatas, maka silahkan cek apakah setiap komputer tersebut sudah terhubung jaringan, dengan cara tes PING. Misalkan dari PC 3 ingin terhubung kepada PC 1, maka ketikkan di command prompt (pilihan masih berada di tab desktop) yakni: PING 192.168.1.1
Lakukan semuanya dari cara diatas kepada setiap komputer. Apabila dapat terhubung semuanya dan muncul kalimat seperti “Reply from 192.168.1.1: bytes=32 time=31ms TTL=128”, Maka tutorial ini dinyatakan berhasil!

OK, Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan kepada kalian di Catatan Akbar kali ini. Semoga untuk kalian bermanfaat, dan akan menjadi amal jariyyah untuk saya pribadi. Akhir kata saya ucapkan “Selamat Mencoba !!!”.

Tutorial Simulasi Jaringan Dengan Cisco Packet Tracer (Bag 2)

Posted by : Unknown on : Selasa, 19 Februari 2013 With 0 komentar

Cara Menginstall Linux Debian 6 GUI (Squeeze)

| Rabu, 23 Januari 2013
Baca selengkapnya »

1. Booting Dari CD atau DVD

2. Pilih
 Graphical Install
3. Tekan enter

4. Pilih bahasa yang ingin agan pilih
5. Klik Continue

6. Pilih dimana sekarang agan tinggal
7. Klik Continue

8. Pilih
 American English
9. Klik Continue

10. Karena konfigurasi jaringan secara otomatis gagal maka saya menggunakan dengan cara manual
11. Klik Continue

12. Pilih
 Configure network manually
13. Klik Continue, agar waktu mengecek jaringan tidak kosong

14. Isikan
 IP Address sesuai dengan yang agan inginkan, bisa kelas A, kelas B atau Kelas C, saya  memakai kelas C

15. Isi
 Subnetmask dengan mengetikan 255.255.255.0

16. Isi Gateway dengan mengetikan 192.168.4.1

17.
 Nameserver sama dengan Gateway jadi agan ketikan 192.168.4.1

18.
 Hostname bisa agan isi dengan keinginan agan sendiri, bisa nama agan atau yang lain. Saya memakai Hostname BKJ

19.
 Domain Name bisa agan isi dengan domain yang agan miliki, saya memakai domain saya sendiri yaitu bkj-tutorial.blogspot.com

20. Isi
 Root password sesuai keinginan agan
21. Isi
 re-enter password to verify dengan password yang sudah agan isi sebelumnya

22. Isi Full name for the new user dengan yang agan inginkan, sama dengan Hostname juga tidak apa-apa. Saya memakai nama
 Belajar Komputer  dan Jaringan

23. Isi
 Username for your account dengan yang agan inginkan asalkan  jangan sama dengan Full name for the new user karena akan terjadi error


24. Isi
 Choose a password for the new user dengan yang agan inginkan, boleh sama boleh tidak dengan password yang sudah agan isi waktu mengisi password user yang sebelumnya
25. Samakan isi
 Re-enter password to verify dengan password yang sudah agan isi sebelumnya

26. Pilih
 Eastern
27. Klik Continue

28. Agar lebih cepat dalam
 menginstall debian 6 Desktop sebaiknya agan memilih yang paling atas yaitu Guide use entire disk
29. Klik Continue

30. Jika dalam komputer agan ada 2 buah harddisk agan bisa memilih yang atas maupun yang bawah karena komputer saya hanya memiliki 1 buah harddisk jadi tidak ada pilihan
31. Klik Comtinue

32. Pilih
 All files in one partition (recomended for new users)
33. Klik Continue
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjtTkQ3kTgbLAgv0JVLrBlHKsjbYVXyPjcuhptvYnBPbuzMDN2gE6VJbpKvDQWfaAvgufI3-Tqi7C0X7yIL6O3rkVdpvUC7-YrP0C5ItdkePlRVKalpn9isttr0BU0B-YRupbWRbqy-FpTV/s320/debian-6-desktop-21.jpg

34. Pilih
 Finish partitioning and write changes to disk
35. Klik Continue

36. Pilih
 Yes
37. Klik Continue

38. Tunggu proses kira-kira kurang lebih 5 menit

39. Pilih
 No
40. Klik Continue

41. Klik
 No
42. Klik Continue

43. Pilih
 No
44. Klik Continue

45. Centang yang paling atas dan paling bawah
46. Klik Continue

47. Tunggu proses kira-kira kurang lebih 15 menit

48. Klik
 Yes
49. Klik Continue

50. Klik Continue
51. Tunggu sebentar karena komputer akan restart secara otomatis

51. Pilih yang atas atau biarkan saja dalam waktu 5 detik agan akan langsung masuk

52. Tekan enter

53. Pada
 Password masukkan password user yang sudah agan isikan waktu menginstall debian 6 Desktop
54. Tekan enter

55. Inillah tampilan
 Linux Debian 6 Desktop (Squeeze).

Cara Menginstall Linux Debian 6 GUI (Squeeze)

Posted by : Unknown on : Rabu, 23 Januari 2013 With 0 komentar
▲Top▲